Your Ads Here
Wednesday, August 29, 2018
Perbedaan teknik SEO jenis On-page dan Off-page
Perbedaan teknik SEO jenis On-page dan Off-page - Teknik pengoptimalan situs untuk mesin pencari, atau dikenal teknik SEO, merupakan suatu teknik yang sering dilakukan oleh pemilik situs atau blog untuk meningkatkan kualitas blognya, atau hanya sekedar membuat situs atau artikel mereka nangkring di halaman utama hasil pencarian di web browser. Hal ini karena situs-situs di halaman pertama paling besar kemungkinan kliknya (dikunjungi) daripada yang berada di halaman dua, tiga, atau seterusnya. Namun yang menjadi pertanyaan adalah : Apa sih jenis SEO Onpage, dan jenis SEO Offpage?.
Dalam teknik SEO dikenal dua jenis teknik berdasarkan tempat pengoptimalannya. Yaitu On-Page dan Off-page. Kedua jenis teknik ini sangat berperan aktif dalam meningkatkan nilai suatu situs. Untuk melakukannyapun sebenarnya gampang-gampang susah. Gampang karena dilakukan hanya dengan klik dan susah karena dilakukan dengan riset. Nah lo, riset apalagi ini? nanti saya jelaskan. Bahkan karena kata ‘susah’ banyak blogger yang rela keluarin uang sekian ratus ribu bahkan juta untuk pengoptimalan SEO ini. Namun, saya tidak akan membahas bagaimana cara melakukan SEO yang ‘gampang’ itu, apalagi yang susah. Fokus saya kali ini adalah pada jenis SEO On-Page dan Off-page yang mungkin mencakup pengertian, dan contoh.
Memahami Pengertian SEO Onpage
SEO Onpage, atau Search Engine Optimation on Page, merupakan teknik yang dilakukan demi pengoptimalan suatu artikel atau bahkan homepage pada sebuah situs agar mampu terlihat pada halaman utama hasil pencarian mesin pencari, baik itu google, bing, yandex, ataupun yahoo. Teknik ini memiliki banyak sekali cabang-cabangnya. Sehingga untuk melakukannya tinggal pilih mana yang mau dilaksanakan.
Maksud dari kata On-Page ini adalah, Optimasi dilakukan pada halaman situs dengan tujuan agar mesin pencari mengetahui situs kita bahwa situs kita relevan dengan kata kunci yang dicari oleh pengguna. Atau bisa dikatakan, mengoptimalkan halaman situs agar mesin pencari memahami struktur situs kita, dan mempercayai situs kita yang akhirnya situs kita termasuk dalam daftar index robot dari mesin pencari.
Lantas apa hubungannya on-page dengan proses pengoptimalan? Ya, pengoptimalan on page, atau pengotimalan pada halaman. Artinya pengoptimalan kita lakukan dari dalam situs itu, bukan dari luar ataupun samping. Pengoptimalan atau optimasi dari dalam mencakup Struktur Halaman (dalam hal ini struktur kode atau script pembangun) mulai dari Tag Meta, Tag Heading, Hiperlink, Minify Javascript, Minify CSS, Content, hingga Image Alt Tag. Selain itu, struktur bahasa konten (dalam hal ini kerapian penulisan dan ejaan), dan penataan kata kunci juga termasuk dalam optimasi on-Page.
Lantas, Apa Itu SEO off-Page?
SEO off-Page merupakan lawan dari SEO on-Page. Jika jenis sebelumnya adalah pengoptimalan situs dari dalam halaman situs, maka teknik jenis ini dapat diartikan pengoptimalan dari luar situs. Maksud dari luar adalah berusaha memancing pengunjung untuk masuk ke dalam situs kita. Ataupun merayu rabot perayap google untuk merayapi situs kita.
Pengoptimalan ini cukup mudah dilakukan, diantaranya yang paling mudah ialah dengan membagikan tautan di situs selain situs kita, membuat banner, memasang link pada ebook, atau lainnya. Teknik ini bisa dilakukan tanpa tenaga ekstra, namun jika menginginkan hasil optimasi yang lebih sempurna, maka perlu dilakukan RISET untuk memancing pengunjung masuk ke perangkap situs kita. Mulai dari riset target, riset materi, hingga riset hasilnya.
Penutup
Setidaknya itulah sedikit penjelasan dan contoh dari teknik SEO berjenis on-Page dan off-Page. Semoga mebantu kalian yang binggung tentang kedua jenis teknik SEO yang ini. Jika ada masukkan, penambahan, atau pertanyaan silahkan berkomentar sesuai dengan topik kita yang kali ini.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

EmoticonEmoticon